-->
Analisapos

AnalisaPos.com media terpercaya menyajikan berita terkini dan membangun kesadaran publik. Memberikan analisis kritis, independen, dan berimbang

Iklan paling atas manual

 


WNA Asal Jerman Korban Kebakaran Dimakamkan di Pesisir Barat ‎

REDAKSI
Monday, 6 April 2026, April 06, 2026 WIB Last Updated 2026-04-06T07:13:57Z




ANALISAPOS.COM, PESISIR BARAT-‎ Seorang warga negara asing (WNA) asal Jerman, Helena Vera Otto (92), yang menjadi korban kebakaran di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, akhirnya dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat, Senin (6/4/2026).

‎
‎Korban meninggal dunia setelah kebakaran melanda rumah tempatnya tinggal pada dini hari. Proses pemakaman dilakukan di wilayah Pesisir Barat setelah pihak keluarga bermusyawarah dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait.
‎
‎Peratin (kepala desa) Pekon Kampung Jawa, Rudianto, mengatakan bahwa keputusan pemakaman diambil setelah keluarga menyatakan telah mengikhlaskan musibah tersebut.
‎
‎"Korban dimakamkan di tempat pemakaman umum di sini berdasarkan kesepakatan pihak keluarga dan juga koordinasi dengan semua pihak terkait," ujarnya.
‎
‎Berdasarkan keterangan warga, saat kebakaran terjadi korban diketahui sedang tertidur di dalam kamar. Rumah tersebut merupakan milik besannya, Astari, yang akrab disapa Uak Ogan.
‎
‎"Menurut informasi masyarakat, korban saat itu sedang tidur. Kamar tempat beliau beristirahat terpisah dari bangunan utama dalam satu area rumah," jelasnya.
‎
‎Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 04.14 WIB dan baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.00 WIB oleh petugas pemadam kebakaran bersama warga setempat.
‎
‎Sementara itu, Yunani, menantu korban, mengaku pihak keluarga tidak mengetahui secara pasti penyebab awal kebakaran. Ia menyebut api sudah dalam kondisi besar saat pertama kali diketahui.
‎
‎"Kami bangun sekitar pukul 03.30 WIB, tiba-tiba api sudah membesar. Kami tidak mengetahui secara pasti bagaimana awal kebakaran itu terjadi," katanya.
‎
‎Menurut Yunani, korban yang akrab disapa “oma” meski telah berusia lanjut, kondisinya masih cukup sehat untuk beraktivitas secara mandiri, meskipun mengalami penurunan daya ingat dan pendengaran.
‎
‎Ia juga mengungkapkan bahwa korban telah cukup lama tinggal di Pesisir Barat bersama keluarga, dengan status masih sebagai warga negara Jerman dan menggunakan izin tinggal sementara di Indonesia.
‎
‎“Nanti pada November 2026 genap dua tahun beliau tinggal di sini dengan izin tinggal sementara,” ujarnya.
‎
‎Pihak keluarga telah menghubungi anak kandung korban yang berada di Jerman untuk menyampaikan kabar duka. Keluarga di luar negeri disebut telah menerima dan mengikhlaskan kejadian tersebut.
‎
‎Keluarga juga memutuskan untuk tidak melakukan autopsi terhadap jenazah korban karena meyakini kematian terjadi akibat musibah kebakaran.
‎
‎“Berdasarkan musyawarah keluarga, kami sepakat menolak autopsi dan langsung memakamkan korban di sini,” ungkapnya.
‎
‎Sementara itu, suasana di lokasi kejadian tampak masih dipasangi garis polisi. Tim Inafis dari Polres Pesisir Barat terlihat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti kebakaran.
‎

Komentar

Tampilkan

Terkini

Hukum & Kriminal

+