-->
Analisapos

AnalisaPos.com media terpercaya menyajikan berita terkini dan membangun kesadaran publik. Memberikan analisis kritis, independen, dan berimbang

Iklan paling atas manual

 


Di Tengah Efisiensi Anggaran, Bupati Dedi Turun ke Pelosok Dampingi Warga Perbaiki Jembatan Swadaya ‎

REDAKSI
Saturday, 25 July 2026, July 25, 2026 WIB Last Updated 2026-07-25T15:22:46Z


ANALISAPOS.COM, PESISIR BARAT-Di tengah keterbatasan anggaran pembangunan infrastruktur akibat kebijakan efisiensi, semangat gotong royong justru menjadi penopang harapan masyarakat di pelosok Kabupaten Pesisir Barat. Bupati Dedi Irawan memilih turun langsung ke Pekon Sukamulya, Kecamatan Lemong, untuk meninjau sekaligus memberi dukungan terhadap perbaikan jembatan yang dikerjakan secara swadaya oleh warga.Sabtu (25/7/2026),

‎Kedatangan orang nomor satu di Bumi Para Sai Batin dan Ulama itu disambut hangat masyarakat. Dedi tidak hanya melihat dari kejauhan, tetapi berbaur bersama warga yang bergotong royong memperbaiki Jembatan Ulu Way Merangka sepanjang 8,5 meter dengan lebar 4 meter. 

‎Jembatan yang berada di Pemangku III Nusa Damai tersebut menjadi penghubung antara wilayah Way Rantang dan Nusa Damai, sehingga memiliki peran penting bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

‎Kehadiran bupati di lokasi memberikan kesan tersendiri bagi warga. Mereka mengaku baru kali ini seorang kepala daerah datang hingga ke pelosok untuk menyaksikan langsung kondisi infrastruktur sekaligus menyapa masyarakat.

‎"Baru kali ini ada bupati yang sampai ke pelosok, betul-betul berbaur dengan masyarakat," kata Amir, salah seorang warga.

‎Dalam kesempatan itu, Dedi Irawan menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang tetap menjaga semangat kebersamaan di tengah kondisi fiskal yang belum berpihak pada pembangunan infrastruktur daerah.

‎Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten saat ini masih menghadapi kebijakan efisiensi anggaran, sehingga sejumlah program pembangunan, termasuk infrastruktur, belum dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan.

‎"Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada masyarakat yang dengan penuh kesadaran bergotong royong memperbaiki jembatan ini. Semangat seperti inilah yang menjadi kekuatan daerah untuk tetap bergerak di tengah keterbatasan," ujar Dedi.

‎Ia berharap budaya gotong royong terus dipelihara sebagai modal sosial dalam membangun Kabupaten Pesisir Barat. 

‎Menurutnya, pemerintah akan tetap berupaya memperjuangkan anggaran pembangunan infrastruktur, namun partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa pembangunan bukan semata tanggung jawab pemerintah, melainkan hasil kerja bersama.

‎"Terus semangat. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang secara sukarela membantu pembangunan infrastruktur di Pesisir Barat. Mudah-mudahan ke depan, ketika kondisi anggaran sudah membaik, pemerintah dapat melanjutkan pembangunan secara lebih optimal," Ungkapnya. 

‎Peninjauan tersebut sekaligus menjadi simbol bahwa di tengah keterbatasan anggaran, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat tetap menjadi fondasi utama menjaga konektivitas wilayah dan mempercepat pembangunan hingga ke pelosok Pesisir Barat.

Komentar

Tampilkan

Terkini

Hukum & Kriminal

+